بسم الله الرحمن الرحيم
أَشْهَدُ أَنْ لاَّإِلَهَ إِلاَّ اللهُ و َأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مَحَمَّدٍ
استغفرالله العظيم
الفاتحة
بِِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah seru sekalian Alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang mengusai hari kemudian (pembalasan). Hanya kepada Mu (ya Allah) kami menyembah, dan hanya kepada Mu (ya Allah) kami meminta pertolongan. Tunjukilah (hati) kami kejalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat bukan jalan orang-orang yang engkau durhakai atau orang-orang sesat.
***********************************************************************************************
Bayangkan seberkas cahaya/nur (hidayah dan ilmu) dari Allah SWT di hadapan kita. Biarkan cahaya itu ke dahi kita. Biarkan kepala kita diisi dengan cahaya, ilmu dan hidayah dari Allah SWT. Di mana ada cahaya/nur maka disana tidak ada kegelepan. Pikiran kita diisi dengan pikiran baik. Pikiran kita diisi dengan kasih sayang dan belas kasih.
Sekarang bawa cahaya/nur itu ke dalam hati kita. Bayangkan di sana ada sekuntum bunga teratai. Ketika cahaya itu mengenai teratai, teratai itu terbuka dan menjadi sekuntum bunga yang indah. Hati kita menjadi murni dan diisi dengan kasih sayang dan belas kasih.
Sekarang bawa cahaya itu turun ke bahu dan tangan kita. Kedua tangan kita diisi dengan cahaya. Dengan tangan ini kita akan melakukan tindakan yang baik dan melayani setiap orang dengan kasih sayang dan belas kasih.
Sekarang bawa cahaya itu turun ke kaki kita. Biarkan kedua kaki kita diisi dengan cahaya. Semoga kaki ini membawa kita ke tempat yang baik, bertemu dengan orang-orang yang baik.
Sekarang bawa cahaya itu melewati tubuh dan mulut kita. Biarkan mulut dan lidah kita diisi dengan cahaya. Kita berbicara tentang kebenaran. Kita berbicara apa yang baik dan berguna. Pembicaraan kita dipenuhi dengan kasih sayang dan belas kasih.
Sekarang bawa cahaya itu ke telinga kita. Kedua telinga kita diisi dengan cahaya. Kita mendengarkan hal-hal yang baik. Kita memperhatikan hal-hal yang baik. Kita mendengarkan setiap orang dengan kasih sayang dan belas kasih.
Sekarang bawa cahaya itu ke mata kita. Kedua mata kita diisi dengan cahaya. Kita melihat setiap orang dengan kasih dan belas kasih. Kita melihat kebaikan dalam diri setiap orang dan dalam segala hal.
Sekarang bawa cahaya itu kembali ke kepala kita. Biarkan kepala kita diisi dengan cahaya. Kita diisi dengan kasih sayang dan kebijaksanaan.
Sekarang biarkan cahaya itu semakin terang. Cahaya itu menjadi semakin terang dan terang. Cahaya itu sekarang menyebar keluar sampai melingkupi orang tua kita, guru kita, relasi dan teman. Cahaya itu terus menyebar sampai melingkupi semua orang di dunia, demikian juga binatang dan semesta alam. Biarkan dunia diisi dengan cahaya dan kasih sayang. Biarkan dunia diisi dengan kedamaian. Terus sebarkan cahaya ini ke setiap penjuru alam semesta. Dimana-mana ada cahaya.
Kita ada di dalam cahaya, nur Ilahi
Cahaya ada di dalam diri kita
(tetap diam dan hening sebentar, rasakan kasih dan cahaya di dalam setiap orang dan cahaya yang sama ada di dalam diri kita dan rasakan bahwa kita adalah cahaya. Lalu akhiri konsentrasi ini dengan kata-kata berikut)
Sekarang bawa cahaya/nur itu dan tempatkan di dalam hati kita. Kemanapun kita pergi, dimanapun kita berada, apapun yang kita lakukan, kita akan selalu memiliki cahaya ini di dalam hati kita. Dengan perlahan, kita dapat membuka mata kita sekarang.
Mari kita ucapkah Hamdallah, اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Segala puji bagi Allah tuhan semesta Alam.
Catatan
Perlu dicatat bahwa selama duduk hening cahaya, beberapa iringan musik yang ringan boleh dimainkan. Jangan memainkan hentakan yang keras dan dianjurkan hanya musik instrumental tanpa nyanyian.










