
Apakah Bermain?
Bermain :
Suatu aktivitas yang langsung, spontan di mana seorang anak berinteraksi dengan orang lain, benda-benda di sekitarnya, dilakukan dengan senang (gembira), atas inisiatif sendiri, menggunakan daya khayal (imaginatif), menggunakan panca indera, dan seluruh anggota tubuhnya.
Bagaimana Anak bermain
Anak seharusnya mampu melakukan percobaan dan penelitian sendiri. Guru, tentu saja, dapat menuntun anak-anak dengan menyediakan bahan-bahan yang tepat, tetapi yang terpenting agar anak dapat memahami sesuatu, ia harus membangun pengertian itu sendiri, ia harus menemukannya sendiri.(Jean Piaget 1972, p.27)
METODA YANG DIPILIH AGAR MATERI DAPAT DITERIMA ANAK DENGAN UTUH DAN MEMPERKAYA ANAK SAAT BERMAIN
} Tema
} Sentra
} Circle Time
} Non Direct Teaching
} Disiplin dengan kasih sayang
Metode Pembelajaran Sentra
Sentra:
Merupakan pusat kegiatan belajar melalui bermain dengan menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini yang dirancang untuk mengembangkan seluruh potensi atau fitrah anak dari Allah.
Setiap sentra memiliki spesifikasi tujuan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Oleh karena itu dalam merancang dan menata kegiatan bermain yang bermutu, hal penting diperhatikan seorang guru adalah seluruh komponen pendidikan
◦ proses perkembangan anak
◦ Materi
◦ Kegiatan
◦ bahan-bahan dan alat-alat main
◦ Penataan lingkungan sentra
◦ yang baik dan tepat akan menjadi salah satu model pembelajaran bagi anak agar dalam bermain dan bekerja mereka mengerti akan urutan dan ketuntasan.
Penataan lingkungan sentra
Penataan lingkungan sentra yang baik dan tepat akan menjadi salah satu model pembelajaran bagi anak agar dalam bermain dan bekerja mereka mengerti akan urutan dan ketuntasan.
Menata tempat menjadi hal sangat penting bagi anak-anak untuk belajar klasifikasi, keteraturan dan sistematis
Penataan lingkungan yang mendukung anak untuk belajar
Sentra-sentra Sekolah Al-jannah Sains Islamic Fullday School
Rancang Bangun
Memberi kesempatan kepada anak untuk main pembangunan terstruktur. Main bahan pembangunan mendukung anak untuk membangun konsep berpikir /sistematika berpikir.
Pengalaman di sentra rancang bangun memberi anak kesempatan merepresentasikan ide,gagasan, imajinasi melalui berbagai bahan dan media.
Berbagai bahan main pembangunan terstruktur
Main Peran
} Main peran dikenal juga dengan sebutan main pura-pura, khayalan, fantasi, make-believe atau simbolik.
} Main peran memberi pengalaman hubungan sosial dan kegiatan bekerjasama,mengembangkan pengendalian diri dan memahami tuntutan-tuntutan dari luar yang datang setiap harinya.
Tema Makanan Olahan dari Binatang Halal Ciptaan Allah di Restoran
Aktivitas bermain pura-pura
Membangun kesiapan membaca dan menulis dengan pengalaman bermain peran
Seni
Memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan kemampuan dengan berbagai bahan dan alat-alat termasuk lem, gunting, krayon, cat, dan clay atau sejenisnya.
◦ Eksplorasi dengan warna
◦ Keterampilan motorik halus
◦ Proses kreativitas
Membangun kreatifitas dengan berbagai bahan
Mengeksplor berbagai bahan
Bahan Alam
} Memberikan kesempatan pada anak eksplorasi dan eksperimen untuk memperluas pengalaman motorik halus, koordinasi mata dan tangan, sebagai persiapan menggunakan alat tulis dengan bahan-bahan alam (pasir, air, batu, warna, biji-bijian, bintang dan tanaman dll).
Eksperimen warna
Persiapan
} Memberikan kesempatan pada anak untuk memperluas pengalaman keaksaraan (mempersiapkan anak membaca, menulis dan berhitung) dengan berbagai bahan dan alat yang mendukung).
Olah Tubuh
Memberi pengalaman anak untuk eksplorasi motorik kasar, koordinasi otot, keseimbangan dan kontrol gerak tubuh, kerjasama, sportivitas, serta mengembangkan kemampuan gerak dan keterampilan berbagai permainan dan olah raga










