Greeting From Founding Father

 

Sejarah Sekolah Al-Jannah

 

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka. Oleh karena itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”. (QS. An-Nisa: 9)

 

Al-Jannah Islamic, Nature dan Sains adalah Sekolah Alam dan Sains yang berada di bawah naungan Yayasan Masdalifah dan berlamat di Jl. Jambore No. 4 Pondok Ranggon Cipayung Jakarta TImur. Sekolah berdiri di atas lahan + 3 Ha dan didirikan pada tahun 2001 oleh Bapak Ir. H. Muslimin Siregar MM dan Hj. Nurjannah Harahap. Saat ini sekolah Alam dan Sains Al-Jannah memilki tiga unit pendidikan yaitu Unit Pra Dasar (KB dan TK) dan Unit Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Latar belakang berdirinya sekolah Al-Jannah adanya sebuah cita-cita terbentuknya Generasi Bangsa yang Unggul dan Berkualitas, sesuai dengan tuntutan Al-Qur’an dan As-Sunnah agar mampu menbangun sebuah peradaban manusia yang kreatif dan religius. Harapan dan cita-cita di atas, didasari dengan sebuah keyakinan, bahwa setiap anak memiliki potensi yang baik dan sempurna, dan dapat dikembangkan untuk memenuhi tujuan penciptaan yaitu dijadikan Hamba ALLAh SWT dan Khalifah di muka bumi, kemudian Alam Semesta dijadikan sebagai objek untuk kepentingn dan kelangsungan hidup mereka.

Sudah menjadi kewajiban bagi orang tua, guru dan lembaga pendidikan untuk dapat mendidik, membina anak-anaknya agar tumbuh menjadi manusia yang bertauhid, berakhlak, berkulaitas dan mempunyai jiwa kepemimpinan. Hal ini hanya dapat diwujudkan melalui Pembinaan dan Pendidikan yang memiliki Visi/Misi yang jelas, terencana, terprogram dan teraktualisasi setiap kegiatan.

Dengan adanya era globalisasi dan Informasi yang mengakibatkan semakin beratnya menghadapi berbagai macam tantangan, maka pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita adalah Sebuah karya yang paling tepat, arif dan bijaksana sebagai jawabannya. Dalam memberikan pola pendidikan kepada anak, selayaknya bukan hanya pada pengembangan sisi Kognitif (pengetahuan), Afektif (kecerdasan), dan Psikomotorik (kejiwaan) saja, tetapi seharusnya juga memberikan pola asuh dan asah Ruhiyah yang berdasarkan pada Al-Qur’an dan Al-Sunnah agar dapat menjadi manusia yang terbaik dan sempurna.