Join Our Academic Program

DAY CARE

  1. Program penitipan anak (day care) mengarah ke jenjang pendidikan Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak dengan dasar pertimbangan:
    1. Usia lebih kecil sehingga harus tetap mendapatkan pengawasan dan perhatian, anak-anak tetap nyaman, dengan memfasilitasi anak program penitipan anak.
    2. Jam belajar anak KB dan TK lebih pendek dibandingkan dengan jenjangSD dan SMP. Sebagian anak ada yang bersaudara, di KB/TK dan SD, sehingga secara otomatis anak KB/TK akan menunggu kakaknya yang sedikit banyak akan tetap berada di ruang KB/TK. Daycare memberi solusi orangtua dalam hal kemudahan lebih efektif dan efisien dalam menjemput anak-anak
  1.  Daily Schedule
WAKTU KEGIATAN
07:30 – 08:00 Kedatangan anak, staff mencatat tentang rutinitas anak sehari-hari, kebutuhan anak, dan kondisi anak  pada hari ini.
08:00 – 08:15 Minum susu dapat dilakukan sambil mendengarkan musik untuk anak.
08:15 – 09:00 Playground dan kegiatan main bebas (grossmotor)
09:15 – 09:30 Toileting (mengganti popok dan membersihkan tubuh anak)
09:30 – 10:00 Makan pagi buah / biskuit
10:00 – 10:15 Storytelling atau story readingBuat anak senyaman mungkin,  dengan nyanyian yang berirama atau stel musik untuk anak dengan suara lembut selama anak tidur.
10:15 – 11:30 Tidur , dengan menyanyikan lagu,  stel musik slow untuk anak (asma’ulHusna)
11:30 – 12.00 Makan siang ( dibawa anak)
12.00 – 13.00 Sholat Dzuhur berjama’ah
13.00 – 14.00 Kegiatan Belajar melalui Bermain:  berikan bahan-bahan yang dapat menstimulus sensorimotor anak, mendengarkan lagu dan  membacakan buku
14.00 – 15:30 Tidur siang
15.30 – 16:00 Persiapan pulang,  toileting (mandi ) minum susu, staff menyiapkan perlengkapan anak untuk dibawa pulang, susu untuk di perjalankan dan pakaian kotor anak

3. Terkait program, peserta daycare perlu membawa kebutuhan harian berupa:

  • snack pagi, makan siang, susu, snack sore,
  • baju ganti
  • keperluan mandi di simpan dalam loker anak di sekolah.

4.Tenaga Pendidik merupakan tenaga ahli sebagai guru dan pendamping ditugaskan secara khusus, dengan rasio   perbandingan: 6 anak: 1 guru.

TK ( Pra SD )

Anak usia dini belajar dengan cara berinteraksi langsung dengan objek melalui seluruh indranya.Anak adalah pemain yang natural,mereka menikmati bermain,mereka bermain di berbagai kesempatan yang mereka temui.mereka tertarik  dengan tantangan dan mereka dapat berkonsentrasi cukup lama untuk mematangkan keterampilan yang di milikinya.dengan kata lain anak – anak belajar melalui bermain (learning trough play ) alam aljannah yang hijau sangatlah cocok untuk pengembangan green school,merupakan Sekolah yang memfasilitasi peserta didik dengan pemanfaatan alam memberikan pengalaman sains secara langsung dan beragam.alam sebagai sumber belajar yang di modifikasi dengan berbagai model atau pendekatan pembelajaran.dengan nuansa alam,kami merancang model pembelajaran dengan sebuah pendekatan SENTRA dimana anak – anak belajar terlibat aktif dengan pengalaman yang langsung dan menyenangkan (Aktive learning and Fun learning) untuk mendapatkan pengetahuan yang bermakna dan pengetahuan itu menjadi milik mereka.banyak ragam bahan,alat dan cara yang di lakukan anak – anak di sentra –sentra.secara umum sentra sebagai pusat pembelajaran yang membangun seluruh keseluruhan lingkup

Sentra :

merupakan pusat kegiatan pembelajaran dengan metode bermain sambil belajar integrasi pendidikan nilai –nilai kehidupan beragam yang di rancang untuk mengembangkan seluruh potensi anak sebagai karunia dari Allah SWT.Setiap sentra memiliki tujuan pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran anak.memperhatikan proses pengembangan anak baik dari segi materi,kegiatan,bahan – bahan dan alat – alat main. Penataan lingkungan sentra yang baik dan tepat akan menjadi salah satu Model pembelajaran bagi anak agar dalam bermain dan bekerja mereka mengerti akan urutan dan ketuntasan.

Sentra Ibadah

Memfasilitasi anak mengenal dan membiasakan nilai-nilai kehidupan beragama untuk menigkatkan kecerdasan spiritual dan emosi sejak usia dini, melalui ke 6 aspek rukun iman dan 5 aspek rukun islam dan ihsan  yang terintegrasi ke seluruh sentra. Kegiatan bermain dilengkapi dengan alat-alat permainan edukatif yang bernuansa Islam.

Sentra Persiapan

Memfasilitasi anak untuk memperluas pengalaman keaksaraan dan aturan-aturan yang diperlukan dalam persiapan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dengan menggunakan alat-alat permainan edukatif bernuansa atau bernuansa Islami yang mendukung tahap perkembangan anak

Sentra Main Peran

Memfasilitasi anak dalam bermain peran dengan memberikan kesempatan pada anak untuk menciptakan kembali masa lalu memproyeksikan diri ke masa depan, mengembangkan ketrampilan khayalan, perkembangan kognisi dan merupakan terapi bagi anak yang Mengalami pengalaman traumatik baik mental maupun fisik, dengan menggunakan alat dan bahan main (bernuansa/dinuansakan Islam) yang mendukung perkembangan main peran.

Sentra Bahan Alam

memfasilitasi anak untuk  mengembangkan dan memperluas pengalaman main sensorimotor dengan menggunakan alat dan bahan main (bernuansa /dinuansakan Islami )  yang dapat mendukung dan mengembangkan kematangan fine motor anak yang diperlukan dalam proses kesiapan menulis, keterampilan berolah tangan dan menstimulasi sistem kerja otak anak.

Sentra Rancang Bangun

Sentra Balok memfasilitasi anak untuk memperluas pengalaman dalam mewujudkan ide, gagasan, dan pengalaman yang dimilikinya menjadi karya nyata dalam bentuk konstruksi dan bangunan dengan menggunakan balok-balok yang bernuansa atau dinuansakan Islami.

Sentra Seni dan Kreatifitas

Sentra Seni dan Kreatifitas memfasilitasi anak untuk memperluas pengalaman seni dan kreatifitas dalam mewujudkan ide, gagasan dan pengalaman yang dimiliki anak menjadi karya nyata, melalui  metode proyek yang mengembangkan tehnik dan pembuatan sebuah karya dengan memanfaatkan bahan limbah keluarga dan bahan alam. Play Group dan Taman Kanak-kanak Al-jannah membiasakan anak-anak disekolah dengan program pembelajaran dengan media komputer didukung pula dengan mengenalkan  bahasa Inggris secara sederhana

SEKOLAH DASAR

Active Learning

Pembelajaran yang menekankan anak alktif dan guru sebagai fasilitator,anak menjadi lebih aktif,kreatif dan inovatif sehingga dapat menghasilkan sebuah product

 Moving Class

Beberapa pelajaran mengharuskan anak untuk menuju ke tempat – tempat belajar seperti Laboratorium Komputer ,Laboratorium Bahasa,Laboratorium Sains,Green House ,masjid dan Out Bound

 Fieldtrip

Pembeblajaran dengan mengajak siswa berkujung ke lokasi / lapangan sehingga siswa dapat langsung melihat,mengamati dan mengetahui suatu proses pengolahan & prosedur kerja sebuah instansi.Contoh : Kunjungan edukatif ke Pabrik Pocari Sweat,Garuda Food,Bank Indonesia dan lain – lain

 Project

siswa melakukan penelitian sederhana di lapangan dan membuat sebuah laporan analisis sehingga dapat di presentasikan di depan kelas     kepada teman – teman dan dapat bertukar pendapat

 Active Learning

Pembelajaran yang menekankan anak alktif dan guru sebagai fasilitator,anak menjadi lebih aktif,kreatif dan inovatif sehingga dapat menghasilkan sebuah product

Moving Class

Beberapa pelajaran mengharuskan anak untuk menuju ke tempat – tempat belajar seperti Laboratorium Komputer ,Laboratorium Bahasa,Laboratorium Sains,Green House ,masjid dan Out Bound

 

 INKLUSI

SNC (Special Need Children ) Sekolah Inklusi Al Jannah dengan berbagai diagnosa

  • ASD
  • ADHD
  • ADD
  • Down Syndrome
  • MR
  • Slow Learner
  • Tunarungu
  • Gangguan Emosi
  • CP

Program Khusus & Unggulan  :

  • Terapi Sensory Integrasi
  • Terapi Okupasi
  • Terapi Wicara
  • Terapi Tingkah Laku
  • Snoozelen
  • Fisioterapi
  • Remedial
  • Hidroterapi
  • Akupresur

 Program Interen:

Pengelompokan AR Program Kelompok Besar seluruh SNC (Special Need Children) pada aktifitas tertentu contoh :  menanam, memanen, memberi makan ikan, memanen ikan Kelompok Kecil Berdasarkan Kesamaan Minat & Bakat Kesamaan Level/Kelas nContoh: musik, gerak & lagu, Cooking,handy craft dl

AR Program Baru Event  Market Day  Berbagi Kasih  Social ADL Learning (Kunjed, Supermarket, Transportasi) special Event Program Lintas Unit: Milad Al Jannah, PSB Promo, Al Jannah Festifal paralel Creatifity With Pra Dasar

Pengembangan & Pembinaan SDM:

Morning Briefing hari selasa Diskusi Tim shadow dengan Tim Terapis hari jumat dalam rangka evaluasi keterkaitan program terapi, program Individual &  Program Reguler Pelatihan Shadow & Terapis, Study banding. Sholat Dzuhur berjamaah hari jumat

Karena mereka unik Setiap individu atau anak diharapkan dapat memunculkan dan mengoptimalkan seluruh kemampuan serta kecerdasan yang dimiliki sehingga dapat tampil menjadi manusia yang mandiri,bahagia & sukses dengan segala kekurangan dan kelebihanya

 

 SMP

Pembelajaran di SMP Al-Jannah menggunakan beberapa metode yang menarik dan memfasilitasi siswa yang memiliki keberagaman kecerdasan. Hal ini penting sekali untuk tidak menimbulkan kebosanan dalam belajar. Siswa senantiasa aktif sedangkan guru sebagai fasilitator dan motivator bagi mereka.

 Adapun metode pembelajaran yang kami gunakan sbb:

  1. Ceramah dan Tanya jawab Sebelum kepada materi pembelajaran, guru terlebih dahulu menyampaikan kompetensi apa yang ingin dicapai oleh siswa setelah proses pembelajaran. Kemudian guru memberikan motivasi belajar siswa melalui beberapa cara yaitu : Manfaat yang diperoleh dari materi yang akan dipelajari Cerita/ kisah atau pengalaman dalam kehidupan yang berhubungan dengan materi (disampaikan dengan cara yang menarik Akibat atau kerugian jika tidak menguasai materi pelajaran Selanjutnya guru menyampaikan inti materi pembelaran melalui presentasi yang dilanjutkan dengan Tanya jawab (diskusi) yang bertujuan untuk mengecek pemahaman siswa tentang materi yang telah disampaikan.Biasanya metode ini untuk penyampaikan materi di pertemuan awal dalam setiap kompetensi dasar.Kegiatan terakhir adalah guru bersama siswa membuat kesimpulan atas materi dan guru memberikan evaluasi (bisa dalam bentuk tes lisan, tulisan maupun tugas)
  2. Pembelajaran Berkelompok (Kooperatif) Pembelajaran Kooperatif adalah pembelajaran yang mengharuskansi siswa untuk bekerja dalam suatu tim untuk menyelesaikan masalah,menyelesaikan tugas, atau mengerjakan sesuatu untuk tujuan pembelajaran . Model kooperatif merupakan model pembelajaran yang memfasilitasisiswa untuk mencapai kompetensinya dengan menekankan kerjasama antar siswa. Setelah siswa diberikan penjelasan teori pengetahuan sesuai dengan mata pelajaran, maka untuk memperdalam pengetahuan tadi guru memberikan tugas kelompok.Dalam menyelesaikan tugas kelompok siswa diharapkan dapat Bekerja sama dalam satu tim Menghargai pendapat anggota kelompok Menumbuhkan interaksi sosial (dapat menerima berbagai keragaman kemampuan akademik, latar belakang, karakter, dsb  Menumbuhkan sikap saling percaya  Berani untuk mempresentasikan hasil keja kelompok. Siap untuk menerima masukan saran dan kritikan dari guru maupun kelompok lainnya. Menumbuhkan jiwa leadership/ kepemimpinan siswa melalui pengangkatan ketua kelompok yang bertanggung jawab memimpin anggota kelompoknya.
  3. Permainan Permainan dirancang oleh guru sedemikian rupa sehingga materi pelajaran dapat difahami siswa walaupun mereka dalam keadaan bermain. Kegiatan dapat berupa : tebak-tebakan, cerdas cermat, mencari jejak, menghubungkan kata-kata, dsb. Metode games biasanya sangat menarik minat siswa