Kindergarten

Pembelajaran anak usia dini merupakan proses interaksi timbal balik antara anak, orangtua (lingkungan keluarga) dan guru untuk menstimulus perkembangan anak. Pengalaman interaksi yang dilakukan secara langsung sangat penting bagi proses berfikir dan perkembangan anak.

Menurut Vygotsky dalam Morrison (2012), perkembangan didukung oleh interaksi sosial, “Proses belajar membangkitkan beragam proses perkembangan yang dapat terjadi, hanya ketika anak dapat berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya dan ketika anak berkerjasama dengan teman-temannya”.

Dalam proses pembelajaran, sudah seharusnya orangtua dan guru dapat memberikan fasilitas pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kebutuhan perkembangannya. Setiap anak memiliki tahap perkembangan yang berbeda yang kadang-kadang tidak terukur dengan tingkat usianya dan memiliki karakteristik yang berbeda antara satu anak dengan anak yang lain. Pada umumnya karakteristik anak usia dini adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang besar
  2. Merupakan pribadi yang unik
  3. Suka berfantasi dan berimajinasi
  4. Masa yang sangat potensial untuk belajar banyak hal
  5. Memiliki sikap egosentris
  6. Memiliki rentan daya konsentrasi yang relative pendek
  7. Suka mencoba dan meniru

Untuk itu, agar perkembangan anak tercapai secara optimal maka dibutuhkan proses pembelajaran yang dapat menstimulasi semua potensi kecerdasan anak. Dewasa ini banyak sekali model dan metode pembelajaran anak usia dini (TK) yang sesuai dan ramah untuk perkembangan anak. Tetapi tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan pengalaman belajar yang berbeda dengan proses pembelajaran TK pada umumnya.

Pada proses pembelajarannya, TK Al-Jannah menggunakan metode fun learning dengan  pendekatan IAS (yaitu Islam, Alam dan Sains) sesuai dengan icon Sekolah Al-Jannah. Konsep IAS ini disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak usia dini.

Lalu, apa yang dimaksud dengan IAS TK Al-Jannah itu?

Pembelajaran IAS TK Al-Jannah merupakan implementasi dari ketiga unggulan Sekolah Al-Jannah yaitu Islam Alam dan Sains. Berpijak pada ketiga unggulan tersebut, maka kurikulum dan kegiatan-kegiatan pembelajarannya juga berfokus pada nilai-nilai Islam, Alam dan Sains. Dengan demikian, TK Al-Jannah mengimplementasikan kurikulum Pendidikan Nasional yang dimodifikasi dengan kurikulum khas Al-Jannah. Berbeda dengan kurikulum TK pada umumnya.

Adapun yang dimaksud dengan IAS adalah konsep pembelajaran yang aplikatif dengan kehidupan anak. Selama proses KBM, dimana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun, dikorelasikan dengan Islam, Alam dan Sains, dan sebisa mungkin ditarik benang merah dari tiga konsep tersebut. Pada proses pelaksanaannya, TK Al-Jannah mengadakan IAS Class, dan didukung dengan kegiatan-kegiatan lain di antaranya; Friday Fun Science, IAS Day dan enviro yang bekerjasama dengan Divisi Sains.

IAS Class merupakan kelas untuk menyelenggarakan proses pembelajaran yang mengacu kepada tiga icon Sekolah Al-Jannah yaitu, Islam, Alam dan Sains. Teknik putarannya dengan  mooving class, yang terdiri dari tiga kelas di setiap level (untuk level TK B dan PG-TK A). Untuk TK B, putarannya adalah Islamic Class, Nature Class dan Science Class. Sedangkan untuk Play Group dan TK A, putarannya adalah; Islamic Class, Nature ClassScience Class dan (plus) Preparation Class.

A. IAS Class, yang terdiri dari:

  1. Islamic Class, pada proses pembelajaran sehari-hari semua aktivitas pembelajaran, konsep, dan pemahaman dikorelasikan dengan nilai-nilai ke-Islaman. Dengan pola pembiasaan: agar terbiasa dengan kalimat thoyyibah; mengenal Allah melalui nama, ciptaan dan karunia-Nya; mengenal Rasul melalui sunnah dan hadits harian, serta doa harian; mengenal Al-Qur’an dengan menghafal surat, belajar Iqra’, dan asbabun nuzul; pembisaan ibadah dan penanaman akhlakul karimah.

    Di Islamic Class, anak mendapatkan pengalaman berlajar dari berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan ke-Islaman. Banyak kegiatan yang dieksplor di kelas ini, di antaranya: mengenal rukun iman dan rukun islam; belajar berwudhu, shalat, dan shiroh nabawi; mengenal huruf hijaiyyah, angka dan nama benda dengan Bahasa Arab; mengenal nama-nama Nabi dan Malaikat; dan melakukan games yang bermuatan ke-Islaman.

  2. Nature Class, merupakan kelas pembelajaran nilai-nilai yang berhubungan dengan alam. Di antaranya dengan melatih kemandirian, konsep diri, sosial emosional, tanggung jawab, komunikasi, keberanian (mencoba, tampil, bertanya, menyampaikan keinginan dan perasaan), bekerjasama, bersabar, berbagi dan belajar menyelesaikan masalah.

    Selain itu, pengembangan kemampuan anak di bidang ke-alaman juga ditujukan untuk mengasah kemampuan di bidang motorik kasar. Kegiatan-kegiatannya diselenggarakan dalam bentuk permainan yang menyenangkan bagi anak. Contoh jenis kegiatannya antara lain; games, halang rintang, permainan bola, climbing, lari, jalan, estafet, tyre bridge, moving water (ball, marbles), entering rings, basket, hula hup, dan sebagainya. Media kegiatan dipilih yang mudah dan ramah bagi anak dan lingkungan, serta menggunakan alat yang terdekat dengan keseharian anak.

  3. Science Class, di kelas ini pada setiap kegiatan pembelajaran guru mempersiapkan pengalaman dengan mengeksplor pengetahuan dengan metode eksperimen, mengamati, mencoba hal baru, mengenal, memahami, mengkalsifikasi, mengidentifikasi, mengasah daya nalar dan imajinasi. Selain belajar berbagai hal terkait dengan sains, di kelas ini anak juga belajar penguatan bahasa sekaligus memperkuat perkembangan motorik halus.

    Adapun contoh kegiatan yang dapat dilakukan di kelas sains adalah mencampur warna, menumbuk, membentuk, mengaduk, mencetak, melukis, mengecat, merobek, menggunting, meremas, mencuci, mengukur, menimbang, mengocok, mencocok, mengarsir, menyemprot, menyiram, menanam, panen, mengelompokkan, menjiplak, menjahit dan memasak sederhana.

  1. Preparation Class, merupakan kelas yang memberikan pengalaman belajar anak yang berkaitan dengan keaksaraan dan mengenalkan aturan dalam mempersiapkan keterampilan membaca dan menulis, melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan menggunakan alat permainan edukatif.

    Selain kemampuan akademik yang dikembangkan dalam kelas ini, kemampuan sosial emosional anak juga diperkuat melalui kegiatan main peran dan bekerjasama dalam menyelesaikan proyek di bidang karya seni sesuai dengan perkembangannya.

B. Friday Fun Science

Adalah kegiatan yang dilaksanakan 1 kali dalam satu bulan di hari Jum’at ke 4. Friday fun science berisi kegiatan bersama bergabung semua level untuk melakukan aktivitas making product atau eksperiment sederhana baik secara kelompok maupun individu yang sebelumnya anak-anak diberi penguatan konsep terkait dengan sains. Biasanya content dari kegiatan ini menyesuaikan dengan tema belajar pada bulan berjalan.

C. IAS Day

Pelaksanaan IAS Day berlangsung sebulan sekali, selama 2-3 jam, dan secara outdoor. Lokasinya di area Al-Jannah dengan seluruh fasilitasnya yang ada. IAS Day merupakan kegiatan penunjang untuk  penguatan konsep IAS yang telah dilaksanakan di kelas IAS sekaligus melatih life skills anak. Kegiatan IAS disesuaikan dengan tema belajar agar tetap berkesinambungan dengan KBM Harian.

D. Enviro

Kegiatan Enviro adalah kegiatan yang digagas oleh Divisi Sains sebagai proses pembiasaan anak agar peduli dengan lingkungan, menjaga dan merawat lingkungan sekitar, sesuai dengan usia dan pemahaman anak. Kegiatan ini dilaksanakan setiap bulan pada hari kamis pekan ke-2.